Tuesday, May 21, 2013

Ternyata, BB Cream Bukan dari Korea!


Beberapa tahun belakangan, kecantikan dan kemulusan kulit wajah perempuan Korea berhasil mencuri perhatian dunia. Kabarnya, mereka punya rahasia untuk mempercantik wajah mereka, yaitu rajin menggunakan Blemish Balm Cream atau BB Cream. Tak aneh, jika rahasia perawatan kulit "ala Korea" tersebut diikuti oleh banyak perempuan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

BB Cream sebenarnya krim wajah yang diformulasikan dengan berbagai bahan perawatan wajah seperti foundation dan pelembab. Penggunaan BB Cream bertujuan untuk membantu mempercepat proses merias wajah, karena semua bahan perawatan telah menjadi satu.

Meski banyak orang sudah menggunakan BB Cream, namun belum banyak yang tahu tentang sejarah dan asal-usulnya. Mungkin Anda termasuk orang yang berpikir bahwa BB Cream berasal dari Korea. Padahal, sebenarnya produk kosmetik ini berasal dari Jerman. BB Cream diciptakan oleh seorang ahli dermatologi Jerman yang bernama dr Christine Schrammek, pada tahun 1920 lalu.

"Awalnya, BB Cream dibuat untuk merawat kulit sensitif para pasien rumah sakit setelah mengalami berbagai perlakuan saat menjalankan operasi," jelas dr Amaranila Lalita Drijono, SpKK, saat peluncuran Moisture White Shisho BB Serum Inside di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2013) lalu..

Karena kulit yang mengelupas, kemerahan, dan meninggalkan bekas luka setelah operasi, banyak orang terutama perempuan yang tidak percaya diri untuk keluar rumah. Maka, dr Christine menciptakan BB Cream untuk menutupi noda di wajah dengan sempurna.

"Formulasi BB Cream dibuat tidak setebal concealer dan tidak setipis foundation. Jadi, posisinya ada di tengah, yang bisa menutupi noda tapi tetap nyaman saat digunakan sehari-hari," tambahnya.

Melihat potensi dan antusias masyarakat Jerman terhadap BB Cream ini, Christine pun mengkomersilkan BB Cream sebagai salah satu kosmetik blemish balm atau krim penutup noda atau cacat di kulit. Khasiat dan manfaatnya ternyata juga diminati masyarakat di luar Jerman, dan mulai diperkenalkan ke Jepang dan Korea pada tahun 1985.

Kini, masyarakat Korea yang sangat mendambakan kulit sehat dan halus bersinar kembali menggunakan BB Cream sebagai pengganti foundation karena manfaatnya yang bisa menutupi flek hitam atau bekas jerawat. Karena banyaknya perempuan Korea, terutama selebriti Korea yang menggunakan BB Cream, semua orang pun menafsirkan bahwa BB Cream berasal dari Korea Selatan.

"Korea sebenarnya hanya negara yang mempopulerkan BB Cream, bukan yang menciptakannya," kata dr Nila.

Kini dalam perkembangannya, BB Cream terus mengalami perubahan sesuai dengan kondisi kulit perempuan masa kini. Dr Nila menambahkan bahwa jika dulu hanya mengandung foundation dan moisturizer saja, kini BB Cream sudah mengandung banyak bahan aktif lain untuk merawat dan melindungi kulit. Misalnya, serum wajah, vitamin C, vitamin E, dan juga SPF sebagai perlindungan dari sinar UV.

"Kini, BB Cream bukan hanya menjadi produk untuk menutup noda kulit dan base make-up saja, tapi juga sudah menjadi produk perawatan kulit multifungsi," tutupnya.

Kerahasiaan Masjid Gay dan Aturan Mainnya


Masjid gay pertama di Perancis ini didirikan oleh Ludovic-Mohamed Zahed sekaligus sebagai imam di sana. Mereka merahasiakan tempat ibadah khusus gay ini karena di negara tersebut tengah terjadi pro kontra terhadap undang-undang yang melegalkan sesama jenis. Ini dia beberapa hal unik seputar masjid gay ini :

Lokasinya Dirahasiakan
Hanya orang yang terdaftar secara resmi di Homosexuals Musulmans de France (HM2F), perkumpulan homoseksual Perancis yang diberitahu alamat dan tata cara beribadah di masjid ini. Menurut yang dirilis tempo.com, masjid ini tersembunyi di Goutte d"Or, salah satu sudut kota Paris sebelah utara, yang terkenal dengan Moulin Rouge-nya. Di antara bangunan-bangunan komersial itulah masjid ini berada.

Tidak Boleh Ada Kamera
Jurnalis dan pekerja media dilarang masuk ke masjid bernama Mosquée de l'Unicité tersebut. Pasalnya, mereka tidak mau ada kamera yang memotret baik di luar maupun di dalam ruangan, apalagi merekam kegiatan jemaah.

Kegiatan Dilakukan Hanya Jumat Malam
Saat jumat malam, di situ berlangsung pengajian berkala. Muslimin dan muslimah datang membawa sajadah, Al-Quran, dan makanan kecil untuk dinikmati bersama. Mereka melakukan salat berjemaah, mendengarkan ceramah, berdiskusi tentang agama, mengkaji Al-Quran, dan melafalkan zikir.

Tidak Ada Sekat Pemisah Antara Perempuan dan Laki-Laki
Biasanya di dalam sebuah masjid, perempuan dan laki-laki punya tempat masing-masing untuk melakukan ibadahnya, namun hal itu tidak ada di dalam masjid ini. Mereka duduk berbaur, duduk melantai di atas sajadah masing-masing. Saat salat pun, barisan perempuan dan laki-laki bercampur.

Baik umat Islam maupun Kristen dan juga agama lainnya menganggap homoseksual adalah sebuah kesalahan. Di sisi lain, setiap orang memiliki hak untuk memilih. Hanya saja, jika pilihannya tidak tepat, maka tentu menimbulkan pertentangan bagi umat-umat percaya Tuhan.

FOTO-FOTO Heels Unik Bertemakan Tokoh-Tokoh Jahat Disney


APA Anda penggemar Disney dan pencinta heels?
Well, desainer muda, Kobi Levi menambah koleksi rancangannya dengan semarak koleksi sepatu hak tinggi alias heels unik yang terus menjadi topik pembicaraan fashion dunia.

Perancang sepatu asal Israel ini baru saja menyulap para tokoh jahat Disney menjadi heels cantik dan menarik.

Setiap pasang heels menampilkan wajah tokoh penjahat Disney beserta detil warna dan pakaian yang disesuaikan dengan ciri-ciri tokoh agar tercipta rancangan sepatu yang kreatif.

"Karakter Disney mewakili fantasi dunia yang paling indah. Sejak kecil saya sudah sangat menyukai Disney, dan begitupun sampai sekarang," ujar Levi, dilansir E!Online belum lama ini.

Ia pun khusus memilih tiga tokoh jahat untuk dijadikan sumber inspirasi. "Menurut saya tokoh jahat paling menarik dan membekas di hati saya. Pilihan saya bekerja menggunakan Ursula, Maleficent dan Evil Queen tidaklah sulit karena saya selalu suka dengan ketiga tokoh ini," ungkapnya.

Ketiga tokoh ini juga dipilih karena masing-masing memiliki perbedaan sifat. "Maleficent anggun, terhormat dan bijak. Ursula tokoh yang lucu, menyenangkan dan sering penasaran. Lalu The Evil Queen selalu bersikap dingin namun agung dan cantik sehingga memberikan nilai berbeda pada setiap desain."

Kobi Levi lulus dari Bezalel Academy of Arts dan Design di Jerusalem dan pertama kali memperkenalkan karya-karyanya melalui media blog. Berkat bakat dan kemampuannya, rancangan sepatunya dilirik banyak orang dari berbagai negara termasuk Lady Gaga, yang akhirnya menggunakan hasil rancangan Levi di video klip "Born This Way".

Kisah Pria Tua Kumpulkan Lembaran Al-Quran yang Tercecer



Sedari Pagi sekali, pria 70 tahunan ini sudah keluar dari rumahnya di kota Sanaa, Yaman. Lantas dia mulai mengorek tempat-tempat sampah yang ditemuinya, demi mencari lembaran-lembaran yang memuat ayat-ayat Allah.

Sudah lima tahun terakhir ini hari-hari Qanaf Badi diisi oleh kegiatan ini. Dia mengaku, aktivitasnya ini dimulai saat dia menemukan enam al-Quran, kitab suci umat Islam, yang sudah usang, dibuang pemiliknya ke tempat sampah di Sanaa.

"Saya sedih sekali. Sejak saat itulah saya mulai mengumpulkan lembaran-lembaran Quran yang saya temui dimana saja," kata Badi lirih, dilansir Yemen Times, awal bulan ini.

Tidak hanya lembaran kitab suci yang dikumpulkan Badi. Tanpa lelah, dia juga bawa pulang setiap lembaran yang mengandung kalimat-kalimat Allah, termasuk lembaran majalah, kaligrafi, bahkan undangan pernikahan.

Rumahnya tidak besar. Lima tahun mengumpulkan lembaran al-Quran, rumah yang ditinggali Badi dengan istri dan tiga anaknya itu penuh dengan kertas. Bahkan, tumpukan kertas-kertas sampai memenuhi ventilasi dan loteng rumahnya. 

Diperkirakan, dia telah mengumpulkan 3.000 al-Quran. Lembaran-lembaran itu dijaganya agar tidak kotor, ditutupinya dengan terpal agar tidak berdebu atau basah kena hujan.
"Kertas-kertas itu beterbangan ketika ada hujan dan angin. Suami saya mengumpulkannya lagi dan membereskannya. Sangat melelahkan melihatnya bekerja," kata istri Badi mengeluh.

Walaupun tetangganya menyebutnya gila, namun anak-anak mantan pekerja pabrik tekstil ini bangga dengan kegiatan ayahnya. Mereka mengatakan ayahnya terkadang membagikan al-Quran yang dia temukan ke sekolah-sekolah.

"Ayah saya bekerja dengan ikhlas, mengamalkan hadits Nabi Muhammad shallaahu 'alaihi wa sallam yang mengatakan, 'Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu'," kata seorang putrinya, Samah.

Cara yang Benar
Menurut para ulama, memusnahkan al-Quran dengan membuangnya ke tempat sampah bisa diartikan penghinaan, dan hukumannya adalah mati. Tahun 2009 lalu di Sanaa, rumah seorang pria dihancurkan massa karena ketahuan merobek dan menginjak-injak kitab suci.

Menurut Ibrahim Al-Jabri, direktur bimbingan dan instruksi di kementerian agama Yaman, cara terbaik memusnahkan kitab suci adalah dengan menguburnya atau membakarnya hingga habis. Dengan cara ini, tidak ada ayat-ayat al-Quran yang dihinakan.

Tapi Badi tidak tega menyerahkan lembaran-lembaran yang dia kumpulkan untuk dimusnahkan. Dia lebih suka kitab suci itu diberikan ke sekolah atau mesjid. Dia menghimbau pemerintah untuk melakukan kampanye cara yang benar dalam memusnahkan kitab suci.

Sebenarnya, dinas kebersihan Sanaa telah menyediakan kotak-kotak besi di beberapa tiang listrik untuk membuang kitab suci atau kertas-kertas dengan asma Allah yang tidak lagi bisa dibaca atau rusak. Jika sudah penuh, pemerintah akan membakarnya. Namun, tetap saja warga membuangnya sembarangan.

Karena kenyataan inilah, Badi berkomitmen akan meneruskan pekerjaannya hingga ajal memanggil.
"Saya tidak akan berhenti memungut lembaran ayat Allah. Saya tidak bekerja untuk diri saya sendiri, tapi untuk Sang Pencipta," tegasnya.

Monday, May 20, 2013

15 Pertanyaan yang Sering Diajukan Pembeli Sebelum Berbelanja di Toko Online


Internet memungkinkan seller dan buyer bertransaksi dengan cara yang menghemat waktu, uang, dan tenaga. Hanya dalam beberapa klik, kegiatan jual-beli terjadi. Di satu sisi, bisnis online memudahkan transaksi sebab seller dan buyer tidak perlu saling bertatap muka. Namun di sisi lain, tidak adanya pertemuan antara pembeli dan penjual ini membuat bisnis online penuh risiko, antara lain risiko penipuan. Kekhawatiran akan penipuan ini cenderung lebih dirasakan oleh buyer.

Tak heran jika sebelum melakukan pembelian, buyer “memborbardir” seller dengan pertanyaan-pertanyaan terkait produk yang hendak dibelinya dari toko online. Sedikitnya ada 15 pertanyaan yang sering diajukan buyer sebelum ia membeli produk di sebuah toko online.
  • Ori atau KW, Gan?

Pertanyaan ini banyak ditujukan kepada seller yang menjual produk bermerek dan produk ponsel atau barang elektronik lainnya. Originalitas produk bukanlah sesuatu yang dapat dinilai buyer melalui layar monitor. Ada baiknya seller mencantumkan keterangan apakah produk yang dijualnya ini orisinil atau imitasi.
  • Ada warna atau varian lain, Sis?

Pertanyaan ini banyak disampaikan kepada seller produk fashion dan produk kecantikan lainnya. Misalnya, buyer sering bertanya apakah produk pakaian yang dijual di toko online memiliki warna lain di luar yang ditampilkan dalam foto. Agar seller tidak repot menjawab pertanyaan semacam ini, ada baiknya foto semua warna atau varian produk ditampilkan di toko online.
  • Tolong jelaskan spesifikasinya, dong!

Buyer sering mengajukan pertanyaan ini di saat seller tidak menjelaskan spesifikasi produk secara lengkap. Penting bagi seller untuk mencantumkan keterangan produk dengan detil agar buyer mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan sebelum membeli.
  • Harga pas, nih?

Meski beberapa toko online mematok harga pas alias tidak bisa ditawar lagi, banyak seller yang sering memberikan kesempatan tawar-menawar dengan buyer, terutama saat seller berjualan di situs jual-beli online atau e-commerce. Cantumkanlah keterangan apakah harga yang dipatok memang sudah tidak bisa ditawar lagi atau masih bisa dinegosiasikan.
  • Ada garansi?

Pertanyaan ini sering muncul ketika buyer hendak membeli produk elektronik beserta perlengkapannya dengan harga yang cenderung mahal. Buyer membutuhkan garansi apakah produk mahal yang dibelinya memang benar-benar tahan lama atau tidak. Ada baiknya seller memberikan garansi dalam selama jangka waktu tertentu setelah buyer membeli produknya.
  • Ada jaminan cashback?

Karena tidak dapat menyentuh produk secara langsung, buyer khawatir kalau-kalau produk yang dibelinya rusak, tidak sesuai keinginan, atau tidak sesuai dengan foto yang dilihatnya di toko online. Menghadapi hal semacam ini, seller bisa memberikan jaminan uang kembali untuk mengutamakan keputasan pembeli.
  • Bisa ditukar?

Senada dengan poin sebelumnya, buyer menginginkan adanya layanan untuk menukar produk seandainya barang yang diinginkannya tidak sesuai dengan keinginan. Pertanyaan semacam ini sering ditujukan kepada seller yang berbisnis pakaian, sepatu, atau kebutuhan sandang lainnya. Alasan buyer ingin menukarkan produk dengan yang lain biasanya karena ketidaksesuaian ukuran.
  • Pengirimannya lama, nggak?

Buyer tidak dapat langsung memperoleh produk yang dibelinya saat itu juga. Inilah kekurangan bisnis online dibanding offline. Buyer sering bertanya, kapan produk yang dipesannya akan sampai. Seller perlu mencantumkan keterangan jangka waktu pengiriman ke berbagai daerah agar buyer dapat memperkirakan kapan pesanannya tiba.
  • Berapa ongkir ke rumah saya?

Terkait poin sebelumnya, pertanyaan yang juga sering diajukan buyer adalah berapa besar biaya pengiriman yang perlu ditanggungnya. Ongkir atau ongkos kirim juga termasuk ke dalam hal yang dipertimbangkan buyer sebelum membeli. Jika ongkir terlalu besar, banyak buyer lebih memilih membeli langsung di toko offline.
  • Beli banyak, dapat diskon, dong?

Tidak hanya dalam bisnis offline, pertanyaan ini juga muncul saat buyer membeli di toko online. Diskon atau potongan harga adalah sesuatu yang paling ditunggu-tunggu buyer.
  • Kalau mau beli bagian tertentu saja, bolehkah?

Pertanyaan ini sering diajukan kepada seller yang menjual produk perangkat atau paket, misalnya komputer dan ponsel. Ada buyer yang mencari onderdil tertentu saja tanpa perlu membeli satu paket ponsel baru, misalnya onderdil kabel data atau pengisi baterai (charger) saja.
  • Ready stock?

Ketersediaan produk adalah sesuatu yang dipertimbangkan buyer sebelum membeli. Banyak buyer yang bertanya apakah produk ready stock atau harus dipesan terlebih dahulu. Jika harus memesan, tidak sedikit buyer yang kemudian mencari toko online lain yang ready stock.
  • Minta pin BB dong, Sis!

Pertanyaan ini sering muncul di media sosial seperti Facebook dan Twitter. Banyak seller yang memberikan keterangan “silakan tulis pesan melalui inbox untuk pemesanan”. Hal ini membuat buyer menanyakan kontak personal seller agar bisa berkomunikasi secara langsung. Buyer berpikir bahwa menghubungi seller via kontak personal akan lebih cepat ditanggapi dibanding via media sosial.
  • Ada toko offline-nya, nggak?

Ada beberapa buyer yang memandang toko online sebagai referensi dalam mencari produk yang diinginkan. Ketika bertransaksi, buyer tipe ini lebih memilih dilakukan secara langsung. Buyer pun bertanya apakah seller memiliki toko offline yang bisa dikunjungi.
  • Saya bisa jadi reseller, Gan?

Beberapa seller mempublikasikan bahwa mereka adalah pihak pertama atau first hand dari produk impor yang mereka jual. Karena bertindak sebagai pihak pertama, harga jual yang ditawarkan seller pun tergolong murah. Ini membuat buyer yang tadinya hanya berniat membeli mendapatkan ide untuk berbisnis ritel produk impor tersebut.

Apapun pertanyaan yang diajukan buyer, seller perlu responsif ketika menjawab. Jangan biarkan buyer menunggu terlalu lama sebab hal ini akan menyebabkan buyer mencari seller. Poin penting lainnya, tampilkan keterangan dan informasi produk secara lengkap dan jelas. Semakin detil seller menjelaskan produknya, semakin sedikit usaha dan waktu yang dikorbankan seller untuk menjawab pertanyaan buyer.

Tiga Cara Atasi Problem Kartu Kredit Anda



Tidak ada salahnya untuk berhati-hati, terutama ketika berurusan pada kondisi keuangan Anda. Kita bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan setiap bulannya dan tentunya Anda ingin memastikan bahwa pengeluaran dan pemasukan dapat berjalan dengan baik, bukan?

Nah, terlebih lagi, pada zaman sekarang, penggunaan kartu kredit sudah seperti uang berjalan yang dapat digesek kapan saja ketika Anda ingin berbelanja. Kehati-hatian pada bagian ini termasuk pada penggunaan nilai kartu kredit Anda. Ingin mengatasi masalah tersebut? Ada tiga cara yang dapat Anda lakukan guna menahan dan mengontrol penggunaan kartu kredit agar tidak berlebihan. 

Menutup kartu kredit
Anda mungkin berpikir itu merupakan langkah terbaik agar tidak lagi bergantung pada kartu kredit sebagai alat transaksi. Akan tetapi, dengan menutup salah satu kartu kredit Anda, justru sebaliknya, itu dapat meningkatkan pemanfaatan kartu kredit lainnya. Jadi, cara baiknya adalah dengan mengurangi limit pada kartu kredit Anda. 

Tidak menggunakan kartu kredit
Sekali lagi, Anda mungkin berpikir telah melakukan hal yang benar dengan tidak menggunakan kartu kredit sama sekali. Justru, jika Anda tidak menggunakannya, tagihan berbentuk iuran kartu masih tetap harus Anda bayarkan. Karena itu, Anda harus mengetahui prioritas atas penggunaan kartu kredit yang benar, yaitu gunakan kartu kredit di saat benar-benar dibutuhkan, jangan gunakan hanya untuk membeli belanjaan yang kecil, kemudian lunasi tagihannya dengan lunas, jangan membayar tagihan minimalnya saja. 

Rencana membeli "gadget" baru
Biasanya, penjualan gadget selalu memiliki promo dengan penggunaan kartu kredit. Namun, sebelum memutuskan dan tergiur untuk membeli berdasarkan promo tersebut, alangkah baiknya jika Anda benar-benar melihat persentase cicilan yang diberikan oleh promo kartu kredit itu. Karena itu, meski promo yang ditampilkan nol persen, tagihan yang akan Anda terima bisa tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Karena itu, teliti terlebih dahulu dan ketahui dengan jelas sebelum Anda memutuskan untuk membeli gadget terbaru.

Hindari membuat kesalahan-kesalahan ini untuk menjaga stabilitas tagihan kartu kredit Anda.

Alasan Pria Malas Berolahraga



Mengapa pria malas berolahraga?
Jarang olahraga. Kebiasaan atau faktor malas?
Coba luangkan waktu dalam hidup Anda untuk menjaga kesehatan diri.
Olahraga bisa jadi sebuah hobi yang positif, bisa juga menjadi negatif jika kita melakukannya secara berlebihan. Tapi, banyak sekali kita lihat para pria yang malas berolahraga, mungkin itu Anda, atau mungkin juga saya sendiri. Untuk sebagian orang, olahraga bisa jadi sebuah momok yang menyebalkan dan menakutkan, terutama untuk Anda yang memang bukan penyuka olahraga dan lebih memilih untuk tidur-tiduran di rumah guna membunuh waktu luang.

Banyak yang bisa kalian lakukan, mulai dari sepakbola, futsal, basket, tenis, bulutangkis, sepeda, bahkan berenang. Bukan hal sulit untuk dilakukan, apalagi untuk pria. Jika Anda berpikir panjang mengenai kesehatan Anda, saya yakin pasti Anda akan tetap meluangkan waktu untuk hal yang satu ini. Tetapi terkadang memang ada waktu dimana Anda akan merasa sangat malas sekali untuk berolahraga.

Sebenarnya apa alasan pria untuk jarang berolahraga? Sepertinya tidak jauh dari rasa malas yang berlebihan, disertai dengan waktu yang terbatas untuk terbatas. Mungkin karena Anda sibuk bekerja, atau sibuk berkegiatan dengan kawan-kawan Anda. Opsi lain, mungkin Anda sibuk dengan pasangan? Atau memang Anda membenci olahraga?

Well, kali ini TalkMen akan sedikit memberikan beberapa alasan dan ulasan mengapa banyak pria yang malas untuk berolahraga dan menjaga kebugarannya. Mulai dari alasan yang masuk akal, sampai alasan-alasan kuno yang sudah terlalu sering terdengar. So let's check this out!

Tidak punya waktu luang
Alasan yang klasik, tetapi ada benarnya juga. Anda semua pasti pernah mengalami dimana waktu Anda benar-benar tersita untuk pekerjaan dan hampir tidak memiliki waktu pribadi sama sekali. Alasan tersebut cukup bisa diterima walaupun alasan ini terkesan basi. Untuk urusan pekerjaan memang sepertinya tidak ada toleransi sama sekali, mungkin saja Anda dihadapkan dengan situasi dimana Anda mau tidak mau harus kehilangan akhir pekan Anda untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Tetapi coba untuk tetap usahakan menyisihkan waktu untuk sedikit mencari keringat. Bisa jadi dengan lari-lari kecil disekitar rumah atau memanfaatkan fasilitas olahraga yang disediakan kantor di sela-sela jam kerja Anda.

No budget for sport
Toleransi tinggi saya berikan untuk poin yang satu ini. Masalah uang memang menjadi salah satu permasalahan yang tampak begitu nyata. Anda sedang dalam kondisi seret dan tidak memungkinkan Anda untuk pergi ke gym. But hey, Anda juga tetap bisa melakukan olahraga dengan budget minimum, seperti futsal misalnya, yang pastinya Anda tidak akan mengeluarkan kocek terlalu besar karena biasanya Anda dan teman-teman futsal Anda akan patungan untuk menyewa lapangan. Bisa juga Anda berolahraga yang tidak perlu bermodalkan apa-apa, seperti lari pagi, jogging, atau sekedar push-up dan sit-up di rumah.

Tidak enak badan
Another classic reason. Anda beralasan Anda bekerja terlalu berat ditambah dengan kurangnya waktu istirahat. Justru badan Anda menjadi tidak enak karena Anda tidak mengimbangi kesibukan Anda dengan olahraga yang teratur. Tidak enak badan juga bisa disebabkan karena Anda terlalu banyak tidur. Jadi, jangan jadikan akhir pekan Anda sebagai ajang balas dendam untuk tidur.

Nocturnal
Anda memiliki kehidupan malam yang aktif? Anda sibuk menghabiskan waktu dengan kawan-kawan di akhir pekan? Anda pekerja yang jam kerjanya tidak tentu, seperti pekerja shift? Atau mungkin Anda bekerja di bar atau club yang memang aktif pada malam hari? Please dude, itu bukan alasan tepat untuk Anda menghindari kegiatan olahraga. Anda tetap bisa berolahraga pada sore hari dimana matahari sudah tidak terlalu menyengat. Tidak perlu memakai alasan "udara panas" kan?

Malas
Ini alasan nomor wahid yang amat sangat sering keluar dari mulut para pria. Malas sendiri bisa diartikan dalam berbagai kemungkinan seperti malas karena jarak tempuh terlalu jauh, malas karena tidak ada teman, malas karena sedang capek, atau malas keluar rumah karena sedang asik menonton serial TV kesukaan atau memainkan game baru. Kalau memang itu alasan yang Anda pakai, sepertinya tidak ada alasan bagi saya untuk memberi Anda motivasi untuk berolahraga. Give up!

Itulah beberapa alasan yang berhasil Talkmen rangkum tentang alasan kita malas untuk berolahraga. Apakah Anda termasuk diantara salah satunya? Saran saya mulailah mencoba olahraga walaupun dimulai dari olahraga yang paling simpel dan gampang seperti jalan santai atau sekedar jogging keliling komplek rumah.